DETAIL BERITA

SEKDA BUKA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH MAPPI

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Mappi mengatakan tes yang kita laksanakan hari ini merupakan tes yang telah ditunggu sekian lama oleh peserta, karena seleksi CPNS ini terakhir dilaksanakan pada tahun 2013, sedangkan formasi 2014 untuk Papua pada saat itu tidak dilaksanakan. Saya cukup bangga dan berterima kasih karena dari sekian yang mendaftar kurang lebih 3.000 pendaftar yang merebutkan 403 formasi dan yang lolos seleksi administrasi sekitar 2.774 pendaftar. Disini kita melihat animo masyakat menjadi CPNS untuk mengabdi kepada bangsa dan negara cukup tinggi. “Untuk mencapai tujuan kita perlu berjuang, yaitu dengan cara betul-betul mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi ini, tetapi harus diingat bahwa tidak selamanya perjuangan itu berhasil tergantung bagaimana kesiapan kita dan juga kehendak dari Tuhan,” ujar Sekda. Seleksi ini berdasarkan peraturan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi yang bersifat terbuka dan transparan, serta tidak memungut biaya sedikitpun. Misalkan ada orang yang memberi iming-iming akan meluluskan itu tidak betul, karena yang menentukan lulus itu peserta sendiri. Para peserta pasti sudah tahu bahwa setiap formasi butuh berapa orang, baik itu bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang teknik. Saya harap anda betul-betul serius mengikuti seleksi ini, bukan masuk dalam ruangan berhadapan dengan komputer tiba-tiba menunggu ilham. Kalau anda punya tujuan menjadi pegawai yang disiplin, pasti anda sudah belajar untuk menghadapi tes ini. Jangan kita tidak belajar tapi mengharap lulus, karena mengharap gampang itu hal yang tidak baik. Jika kita ingin lulus dan ingin menggapai cita-cita maka kita perlu perjuangan. Sering terjadi ketika kita tidak lulus tes maka kita mencari kambing hitam. Sebenarnya saat anda berhadapan dengan soal, begitu anda keluar ruangan anda pasti tahu anda lulus atau tidak, karena anda tahu anda bisa mengerjakan atau tidak. “Memang untuk menerima itu membutuhkan jiwa besar, kalau kita tidak punya jiwa besar berarti kita mencari kambing hitam, kalau kita sudah mencari kambing hitam berarti kita tidak punya kemauan untuk memperbaiki diri sendiri,” ujar Sekda. Saya harapkan untuk semua peserta yang mengikuti seleksi ini, saat mengerjakan soal nanti untuk bisa bersungguh-sungguh, teliti memperhatikan soal, tepat dan cepat karena peserta dibatasi waktu dan sekali lagi saya tegaskan yang menentukan lulus atau tidak adalah diri anda sendiri, kata Sekda mengakhiri sambutannya.

Oleh : Admin Web | 28 Juni 2019 | Dibaca : 16 Pengunjung