DETAIL BERITA

VOKAL GRUP SD YPPK SANTA DOMINIKA KOGO MAPPI JUARA PGSC SE-PAPUA

Terkait keikutsertaan VG. SD YPPK Santa Dominika Kogo Mappi, Dra. Maria Goreti Letsoin, M.Pd. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi mengatakan, ”Saya sangat memberi apresiasi kepada para Guru Penggerak Daerah Terpencil (GPDT) khususnya di Kampung Kogo dan saya pikir ini adalah bagian dari tanggung jawab dimana anak-anak itu tidak hanya dibina secara akademis dan intelektual tetapi juga ada kegiatan pengembangan diri dan ini juga bagian dari pembentukan karakter tapi juga pelestarian dan budaya pengembangan anak-anak punya potensi dan talenta.“

“Jadi saya pikir pendidikan itu mempersiapkan anak untuk hidup hidupnya kelak, mereka bisa mengolah secara akademik tetapi juga bisa menjadikan kelebihannya sebagai modal hidupnya ke depan. Anak-anak kita di Mappi pada khususnya Orang Asli Papua (OAP), mereka ini adalah anak-anak yang masih begitu alami dan polos, mereka berkembang dengan kekayaan alamnya dan kita bisa dengar sendiri mereka memiliki suara yang sangat khas dan alami. Dan saya pikir mereka perlu didampingi dan dibina. Bapak dan ibu guru GPDT selain kita hadirkan ada di sekolah-sekolah, salah satu tugas mereka adalah bagaimana mereka mengawal anak-anak ini dalam rangka pembinaan ekstrakurikuler. Dan pembinaan atau aktifitas ini sangat positif sekaligus membentuk potensi anak-anak di Kabupaten Mappi.”

Beliau memberikan apresiasi dengan digelarnya kegiatan Papua Green Sound and Culture, dalam rangka Hari Masyarakat Adat Sedunia, dan walaupun digelar saat pandemi Covid-19 tetapi kreatifitas tetap dibangun sehingga hal positif ini sangat membantu sekali anak-anak untuk bisa tetap mengekspresikan diri mereka. Ini menjadi rangsangan stimulan untuk teman-teman guru yang lain, dan tampilan ini juga menunjukkan bahwa anak-anak Mappi memiliki bakat atau potensi diri yang harus kita gali bersama. “Terima kasih untuk bapak ibu guru yang sudah hadir di kampung-kampung bukan hanya mengajar, tetapi juga melatih anak-anak supaya mereka bisa mengembangkan talenta”, ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi.

Pada kesempatan itu pula, Ama Nuba Lamablawa selaku Pencipta lagu “Putra-Putri Papua” mengatakan, “Awalnya kami melihat brosur di media sosial dan akhirnya saya dan teman-teman sepakat untuk ikut kegiatan ini.  Pihak penyelenggara dari Kota Manokwari. Awal saya bentuk vokal grup ini bukan untuk mau menunjukan siapa yang terbaik tetapi saya hanya punya tujuan ingin membentuk mental anak-anak supaya pada saat tampil di depan umum dan orang banyak tidak grogi dan tidak takut lagi. Dan puji syukur kepada Tuhan saya sangat senang sekali anak-anak kami bisa menjuarai kegiatan ini. Dan saya mau menyampaikan kepada semua pihak bahwa talenta anak-anak di pedalaman sangat luar biasa. Jadi harapan saya, kita harus lebih kreatif dalam membimbing dan menggali potensi anak-anak di pedalaman”, ujarnya menutup wawancara dengan jurnalis portal.mappikab.go.id.

Oleh : Admin Web | 13 Agustus 2020 | Dibaca : 195 Pengunjung